Minggu, 15 November 2009

DONGENG Bukan Sekedar Bercerita


foto Lisa sedang memainkan boneka di sore hari.

Dongeng adalah media komunikasi universal yang sangat berpengaruh kepada jiwa pendengarnya,
Cerita dalam dunia anak/pendidikan anak  hendaknya mempunyai beberapa fungsi penting dalam penanaman akhlak pada anak. Melalui cerita-cerita yang baik diharapkan anak-anak tidak hanya memperoleh kesenangan atau hiburan saja,  namun mereka juga mendapatkan pengetahuan yang lebih luas.
Cerita atau dongeng merupakan media efektif untuk menyampaikan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati. Misal nilai-nilai kejujuran, kerjakeras, rendah hati, kesetiakawanan,tanggung jawab maupun tentang berbagai kebiasaan sehari-hari seprti pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan tubuh. Anak juga diharapkan dapat lebih mudah menyerap berbagai nilai tersebut karena penulis atau pendongeng di sini tidak bersikap memerintah atau menggurui, sebaliknya para tokoh pada cerita dalam dongeng tersebutlah yang diharapkan menjadi contoh atau teladan bagi anak.

Dongeng juga merupakan salah satu pemberian pengalaman belajar bagi anak dengan membawakan cerita kepada anak secara lisan, Cerita yang dibawakan pendongeng atau guru harus menarik, nyata dan dengan bahasa yang mudah dipahami. Sehingga anak atau pendengar dapat dengan mudah menangkap isi yang di sampaikan pada cerita tersebut.

Mendongeng mempunyai beberapa manfaat penting salah satunya sebagai sarana kontak batin antara orang tua, pendidik  dengan anak didik, sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan moral atau nilai-nilai ajaran tertentu, sebagai media untuk memberikan bekal kepada anak didik agar mampu melakukan proses identifikasi diri maupun identifikasi perbuatan akhlak
dan sebagai sarana imajinasi dalam membangun  kreativitas daya cipta pada anak .

Karena itu, mendongeng bisa dijadikan sebagai  alat yang  sesuai untuk anak .dibandingkan metode-metode yang lain.

0 komentar:

Posting Komentar